Dari Merokok Hingga Suka Begadang Adalah Haram Bagi Pemain Sepak Bola

Hasil gambar untuk bola judi

Buat Anda yang suka merokok, atau suka minum alkohol, apalagi pencandu narkoba, suka onani, dan punya kebiasaan begadang, sebaiknya ubah dulu kebiasaan Anda tersebut, baru mencoba jadi pemain bola yang berkualitas.

  • Merokok

Buat para pencandu rokok, pasti sangat mengenali perubahan kesehatannya apalagi soal pernafasan, dimana mereka akan sangat rentan mengalami sesak nafas, hanya dengan berlari beberapa meter saja. Alasan inilah yang menyebabkan rokok dilarang keras bagi pemain bola. Sebab pernafasan yang stabil merupakan ukuran pemain yang berkualitas.

  • Alkohol

Minuman ini akan membuat para penikmatnya tidak bisa berkonsentrasi, otomatis jika pemain sepak bola suka minum alkohol, akan sangat mengganggu fokusnya terutama saat tampil di lapangan hijau. Tak salah jika banyak larangan mengkonsumsi alkohol yang ditujukan untuk pemain bola.

  • Narkoba

Semua kompetisi sepakbola pasti melarang pemainnya menggunakan narkoba. Makanya secara berkala selalu dilakukan tes narkoba dan tes dopping agar bisa dipastikan pemain yang merumput memiliki kualitas kesehatan yang mumpuni.

  • Onani

Banyak dampak negatif dari onani yang akan berdampak bagi kualitas performa pemain bola, makanya hal ini sangat dilarang untuk dilakukan oleh pemain bola, jika ingin karirnya bersinar sepanjang waktu, dan tidak merosot staminanya. Karena onani dapat menyebabkan stamina habis, badan kaku dan banyak efek negatif lainnya, jika dilakukan berlebihan.

  • Begadang

Bukan hanya pemain bola, siapapun pasti dilarang untuk begadang. Karena kegiatan yang satu ini terbukti mengurangi stamina dan konsentrasi. Sehingga pemain akan cepat lelah. Makanya pemain bola harus punya jam istirahat yang cukup, jika ingin tampil hebat saat berlaga.

 

Kalau Anda memang memiliki keinginan untuk menjadi pemain sepak bola profesional, namun masih punya salah satu kebiasaan di atas, maka segeralah “tobat” agar impian Anda untuk jadi pemain bola hebat bisa terealisasi tanpa diganggu masalah kesehatan yang parah.